BANTENKINI.ID, KOTA CILEGON – Penuh rasa haru, Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang menjenguk dua atlet Kontingen Kota Tangerang, Henny Deviany (panjat tebing) dan Haekal (pencak silat) yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatimah Kota Cilegon akibat cedera saat tanding di arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten, Selasa 16 Juni 2026.
Henny Deviany cedera pada jari manis kanan. Pada Popda XII Banten 2026 di Kota Cilegon, ia berhasil merebut dua medali emas (kategori speed WR puteri dan speed WR tim puteri).
Sementara Haekal cedera pada bagian bahu kanan. Akibat cedera tersebut, Haekal tidak bisa tanding di final pencak silat Popda XII Banten 2026.
Kepala Dispora Kaonang menegaskan, semua biaya perawatan atlet Kontingen Kota Tangerang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan.
“Pemerintah Kota Tangerang menyertakan semua atlet, pelatih, manajer dan official pada Popda XII Banten dalam program jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Jadi berapa pun besar biaya perawatan atau pengobatan, ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” beber Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang.

Sementara itu, ibunda Henny Deviany, Isop Sopiah yang menemani puterinya di ruang perawatan menuturkan keinginan puterinya untuk jadi juara panjat tebing sangat kuat. Cedera tidak membuat puterinya kendor semangat untuk meraih prestasi emas di masa mendatang.
Isop Sopiah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang serta pengurus cabang olahraga panjat tebing yang membina puterinya sehingga bisa meraih juara.
“Terima kasih Pemerintah Kota Tangerang atas segala perhatian dan dukungan kepada puteri saya, Henny Deviany,” tutur Isop Sopiah.
Dijelaskannya lebih lanjut, puterinya saat ini sekolah di SMP Negeri 32 Kota Tangerang. Ia sangat kuat ingin jadi juara panjat tebing seperti Rajiah Sallsabillah.
“Henny pengen jadi juata, agar kelak bisa membantu orang tua memiliki rumah. Sekarang saya kan tinggal ngontrak di belakang panjat tebing Gondrong,” tuturnya.***
• Ateng Sanusih








