BANTENKINI.ID, KOTA TANGERANG – Antusiasme tinggi mewarnai penutupan Liga Forum Sekolah Sepak Bola Kota Tangerang (Forssekot) musim kompetisi 2026 di Stadion Nambo Sport Center Kecamatan Karawaci. Penutupan dilakukan Walikota Tangerang diwakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang, Minggu siang 23 Agustus 2026.
Kompetisi Liga Forssekot yang dimulai 12 April 2026 diikuti sebanyak 85 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Tangerang.
Kepala Dispora Kota Tangerang menilai tingginya partisipasi menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap sepak bola, khususnya di kalangan usia dini, terus berkembang.
“Antusiasme ini menjadi sinyal positif bahwa pembinaan sepak bola sejak usia dini harus terus diperkuat. Dari sinilah kita menyiapkan generasi atlet masa depan yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki karakter dan sportivitas,” terang Kaonang.
Kompetisi seperti ini memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan, mental bertanding, serta kedisiplinan para pemain muda. Pembinaan tidak bisa instan. Dibutuhkan proses berjenjang dan berkelanjutan.
“Kompetisi seperti Forssekot menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan mengasah kemampuan sejak dini,” tambahnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar SSB serta memperkuat ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di Kota Tangerang.
Kepala Dispora Kaonang mengapresiasi dukungan orang tua dan pelatih yang selama ini berperan besar dalam membentuk karakter dan semangat para pemain muda.

“Peran orang tua dan pelatih sangat penting. Kolaborasi yang baik akan melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat,” ungkapnya.
Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menegaskan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dispora mendukung penyelenggaraan Liga Forssekot Kota Tangerang 2026 dengan menyediakan piala bergilir Walikota Tangerang.
“Liga Forssekot 2026 ini digelar di Stadion Nambo Sport Center Jalan M Toha Kecamatan Karawaci Kota Tangerang. Di stadion ini terhampar rumput sintetis sehingga bisa digunakan dalam segala cuaca,” jelas Kepala Dispora Kaonang.
Gelaran liga ini, kata Kepala Dispora Kaonang, menjadi pendorong semangat atlet-atlet sekolah sepak bola usia 8, 10 dan 12 yang tergabung dalam Forssekot dan mampu menumbuhkan prestasi luar biasa bagi pemain sepak bola usia dini.
Sementara itu Ketua Forrsekot, Kasril menyebutkan Liga Forssekot 2026 mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-8, U-10, dan U-12. U-12 sebanyak 36 tim, U-10 ada 34 tim dan U-8 berjumlah 15 tim dengan total atket sebanyak 1.360 pemain dan akan berakhir di bulan Oktober 2026.
Kasril menjelaskan pihaknya mempersiapkan Liga Forssekot Piala Walikota Tangerang 2026 secara detail agar pelaksanaannya berlangsung dengan lancar.
“Liga Forssekot 2026 ini adalah putaran tahun ke-enam. Namun untuk Piala Walikota baru dimulai di tahun 2026. Kami menghaturkan terima kasih kepada Kepala Dispora Kota Tangerang yang mendukung penyelenggaraan Liga Forssekot 2026 dan menyediakan piala bergilir Walikota Tangerang.
Diungkapkan Kasril, Liga Forssekot digelar tiap tahun. Prestasi liga ini sudah mampu menorehkan catatan emas di arena nasional. Pada musim kompetisi 2025, dua tim dari Liga Forssekot mampu menjuarai di gelanggang nasional di Bandung, Jawa Barat.
“Untuk tahun ini, tiga tim dari masing-masing kelompok umur akan tanding membawa panji Forssekot Selection di arena nasional di Jawa Tengah,” tutup Kasril.
Adi Nurhasan, salah seorang Pengurus Forssekot menambahkan, dengan adanya liga ini antusias SSB untuk menjadi peserta kompetisi terus meningkat.
Dari liga ini, kata Adi Nurhasan, diharapkan ke depannya lahir pemain-pemain sepak bola andal dari Kota Tangerang yang mampu membawa nama bangsa Indonesia di gelanggang internasional.***
• Ateng Sanusih







