Menu

Dark Mode

Headline

FPK Kota Tangerang Bakti Sosial, Dua Ribu Warga Manfaatkan Pengobatan Gratis

badge-check


					FPK Kota Tangerang Bakti Sosial, Dua Ribu Warga Manfaatkan Pengobatan Gratis Perbesar

Warga memanfaatkan pengobatan gratis terapi chi kung. (foto: bantenkini.id/ateng san)

BANTENKINI.ID, KOTA TANGERANG — Sebanyak dua ribu warga memanfaatkan pengobatan gratis yang dilaksanakan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tangerang bersama Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara, Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), Yayasan Setia Bhakti Lestari, Vihara Dhamma Buddhi Bhakti dan Pendekar Banten Korda II Kota Tangerang, Minggu 11 Januari 2026 di Sekolah Islam Tiara Aksara, Jalan H Aning, Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah Kota Tangerang datang ke lokasi bakti sosial pengobatan gratis itu. Mereka ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk kesehatannya.

Ketua FPK Kota Tangerang Saiful Milah didampingi Sekretaris FPK Kaonang menegaskan bakti sosial ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, melainkan bagian dari upaya merawat persatuan dan memperkuat harmoni sosial di Kota Tangerang.

Sinergitas ini, kata Saiful Milah menjadi cerminan nyata semangat pembauran kebangsaan di tengah keberagaman suku, agama, ras dan golongan. Ia merencanakan kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun dua kali.

“FPK hadir untuk mempertemukan perbedaan dalam satu semangat kebangsaan,” ujar Saiful Milah ditemui di lokasi bakti sosial tersebut.

Melalui bakti sosial pengobatan gratis ini, sambung Saiful Milah, FPK ingin menunjukkan bahwa nilai persatuan dan toleransi dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pengobatan gratis FPK Kota Tangerang bersama Yayasan Lembaga Islam Tiara Aksara, Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), Yayasan Setia Bhakti Lestari, Vihara Dhamma Buddhi Bhakti dan Pendekar Banten Korda II Kota Tangerang, Minggu 11 Januari 2026 di Sekolah Islam Tiara Aksara, Jalan H Aning, Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. (foto: bantenkini.id/ateng san)

FPK Kota Tangerang, sambung Saiful Milah, memiliki peran strategis sebagai media informasi, komunikasi, konsultasi dan kerja sama antar elemen masyarakat guna menjaga stabilitas serta mencegah potensi konflik sosial.

Ditegaskannya, pembauran kebangsaan tidak cukup hanya dengan wacana. Harus ada kegiatan konkret yang menyentuh kebutuhan warga. Kesehatan adalah kebutuhan dasar, melalui kegiatan ini FPK Kota Tangerang ingin memperkuat rasa kebersamaan lintas suku dan agama.

Dalam kegiatan tersebut, sambung Saiful Milah, masyarakat mendapatkan berbagai layanan gratis antara lain pemeriksaan dokter umum, dokter gigi, akupuntur, terapi chi kung, gunting rambut, serta pembagian kacamata baca khusus manula. Seluruh layanan diberikan tanpa dipungut biaya.

Ia berharap bakti sosial ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap peran FPK sebagai jembatan komunikasi sosial di tengah masyarakat Kota Tangerang yang majemuk.

“Kami ingin FPK terus menjadi ruang dialog dan aksi bersama. Dengan kolaborasi lintas agama dan komunitas, keharmonisan wilayah dapat terus terjaga,” jelas Saiful Milah yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tangerang.

Melalui kegiatan ini, FPK Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya untuk menumbuhkan, memantapkan dan memelihara pembauran kebangsaan, sekaligus mendukung terciptanya Kota Tangerang damai dan tenteram.

Sementara Sekretaris FPK Kota Tangerang, Kaonang mengajak masyarakat untuk senantiasa menguatkan kerukunan antar suku dan etnis di tengah keberagaman.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menguatkan kerukunan antar suku dan etnis di Kota Tangerang,” jelas Sekretaris FPK Kota Tangerang, Kaonang.

Dibeberkan Kaonang lebih lanjut, keberadaan FPK atas Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di daerah.

Ketua FPK Kota Tangerang Saiful Milah (tengah memakai kopiah)

Permendagri tersebut yang menjadi dasar pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan di tingkat daerah untuk menjaga kerukunan nasional, memperkuat integrasi bangsa dan menciptakan kehidupan sosial yang solid di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan.

Kaonang menegaskan FPK merawat sungguh-sungguh keharmonisan dan kerukunan antar suku dan etnis di Kota Tangerang.

“FPK organisasi bentukan pemerintah. Kita bertekad terus menguatkan barisan dengan upaya konkret menjaga dan merajut keharmonisan antar etnis dan suku di Kota Tangerang,” ungkap Kaonang.

Sekretaris FPK Kota Tangerang, Kaonang (foto: bantenkini.id/ateng san)

Diungkapkannya, FPK adalah wadah strategis di daerah yang dibentuk untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan menyatukan keberagaman suku, agama, ras dan golongan melalui informasi, komunikasi dan kolaborasi, serta berperan dalam pembinaan wawasan kebangsaan dan deradikalisasi untuk menjaga keutuhan NKRI.

FPK, tambah Kaonang, ada untuk merawat keharmonisan, kerukunan suku dan etnis. Pembangunan yang nilainya trilyunan akan hancur bila terjadi konflik atau kerusuhan di suatu wilayah.

Kaonang mengajak seluruh warga Kota Tangerang yang berasal dari berbagai suku dan etnis untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan Kota Tangerang.

Ateng San

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BNPB: Terjadi Kebakaran Hutan di Aceh, Riau dan Kalteng

17 January 2026 - 23:11 WIB

BNPB dan TNI Akan Bangun Empat Jembatan Gantung di Aceh Tengah

16 January 2026 - 23:37 WIB

BNPB Berkolaborasi dengan Forum Kepala Puskesmas Gelar Sunatan Massal di Aceh

16 January 2026 - 15:50 WIB

Jadikan Kota Tangerang Sport City, Fasilitas Sirkuit Motocross Selapajang Ditingkatkan

16 January 2026 - 13:45 WIB

BNPB Bantah Diisukan Menimbun Bantuan di Gudang BPBD Bireuen

16 January 2026 - 01:21 WIB

Trending on Daerah