Menu

Dark Mode

Nasional

Politisi NasDem Arif Rahman Pastikan Harga Pangan Stabil Saat Ramadhan

badge-check


					Keterangan foto : Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman, Jumat (4/2/2026) Perbesar

Keterangan foto : Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman, Jumat (4/2/2026)

Bantenkini.id Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Arif Rahman menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pernyataan tersebut ditegaskannya saat menggelar serangkaian Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktur Utama Perum Bulog, serta Direktur Utama ID Food.

“Rapat ini sebagai komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Arif Rahman lewat pernyataan yang diposting di akun Instagram-nya @arifrahman_oficial, Sabtu (6/2/2026).

Selain menjaga ketahanan pangan, pria yang akrab dikenal dengan sebutan Orok Menes tersebut juga menjelaskan bahwa rapat antara Komisi IV DPR RI dengan instansi terkait juga membahas kesiapan dan pengamanan harga serta stok pangan dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan. Menurutnya, pihaknya di Komisi IV DPR RI akan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil dan stok yang aman di pasaran.

“Kita akan memastikan pengamanan stok pangan dalam menyambut bulan Ramadhan dan kebutuhan harga yang terjangkau serta stok pangan aman,” terang politisi Nasdem asal daerah pemilihan Lebak dan Pandeglang melalui postingan Instagram-nya.

Sinergi Sektor Pertanian dan Pangan

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan prakiraan kalender nasional, puasa Ramadhan diperkirakan berlangsung pada 18 Februari hingga 19 Maret 2026, dengan Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, menunggu keputusan sidang isbat.

“Berdasarkan hasil pemantauan, proyeksi neraca pangan, serta evaluasi lapangan yang kami lakukan bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kondisi produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional berada dalam kondisi cukup dan aman untuk menghadapi Ramadan,” ujar Amran.

Ia menjelaskan, untuk komoditas utama seperti beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng, kebutuhan nasional diperkirakan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Kami juga terus melakukan pengamanan produksi di tengah musim hujan dan panen raya, distribusi pasokan dari wilayah surplus ke wilayah defisit, monitoring harga harian melalui early warning system, koordinasi intensif dengan pelaku usaha dan BUMN pangan, serta operasi pasar dan pengawasan bersama Satgas Pangan,” jelasnya.

Dengan kondisi pasokan yang memadai dan langkah pengamanan yang konsisten, Mentan Amran menyatakan optimistis ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat terjaga dengan baik, sekaligus tetap melindungi kepentingan petani dan peternak nasional.

“Kami berharap dukungan dan arahan dari Komisi IV DPR RI agar upaya ini dapat berjalan semakin efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kinerja Baik, Anggota DPR RI Pasha Ungu Apresiasi Kinerja Kepala BNPB Tangani Bencana

5 February 2026 - 23:37 WIB

Kepala BNPB Sebut Ancaman Bencana Tahun 2027 adalah Kebakaran Hutan Jadi Tantangan

5 February 2026 - 22:03 WIB

Disetujui Presiden Prabowo, Kepala BNPB Bakal Pinjam Dana dari Spanyol untuk Mitigasi Bencana

4 February 2026 - 19:52 WIB

Curhat ke DPR RI, Kepala BNPB Sampaikan Minim Anggaran Kerja Maksimal

4 February 2026 - 12:07 WIB

Status Tanggap Darurat Dicabut Menuju Fase Pemulihan, Kepala BNPB Pastikan Siaga Dampingi Daerah

4 February 2026 - 01:09 WIB

Trending on Headline