Menu

Otomatis

Headline

Terjadi Penurunan Pengungsi, BNPB: Disebabkan Baiknya Penanganan Darurat Bencana Sumatra

badge-check

Terjadi Penurunan Pengungsi, BNPB: Disebabkan Baiknya Penanganan Darurat Bencana Sumatra Perbesar

BANTENKINI.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan adanya penurunan jumlah pengungsi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra dan Aceh. Hingga saat ini jumlah pengungsi tercata sebanyak 238.500 jiwa yang tersebar di tiga provinsi terdampak.

Pada saat yang sama, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.178 jiwa, sedangkan korban yang masih dinyatakan hilang mencapai 147 jiwa. BNPB juga mencatat sebanyak 53 kabupaten/kota terdampak banjir di wilayah Sumatra.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Di wilayah ini, jumlah pengungsi tercatat mencapai sekitar 74.700 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa tren penurunan pengungsi sejalan dengan membaiknya proses penanganan darurat serta hasil pencarian dan pertolongan di lapangan.

“Pengungsi ini terus menurun dengan puncak pada 8 Desember 2025 dan kita lihat seiring dengan peningkatan dari jumlah hasil pencarian pertolongan jumlah korban yang hilang juga makin berkurang,” ujar Abdul Muhari

Berdasarkan data BNPB, jumlah pengungsi bencana banjir dan longsor di Sumatera sempat mencapai puncaknya pada 8 Desember 2025 dengan total 1.057.450 orang. Jumlah tersebut kemudian berangsur turun hingga tercatat 242.174 orang per hari ini.

Ia menjelaskan, Provinsi Aceh masih menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni mencapai 217.780 orang. Tiga kabupaten dengan pengungsi tertinggi di Aceh meliputi Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 74.735 orang, Kabupaten Aceh Utara 67.876 orang, dan Kabupaten Gayo Lues 19.906 orang.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara masih terdapat 13.540 pengungsi, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat tercatat sebanyak 10.854 orang.

Terkait korban jiwa, ia menyampaikan adanya penambahan korban meninggal dunia dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

“Per hari ini, Selasa 6 Januari 2026, masih ada penambahan dari Tapanuli Tengah korban meninggal dunia satu jiwa sehingga total korban per hari ini menjadi 1.178 jiwa,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa pemerintah menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya para korban akibat rangkaian bencana tersebut.

Selain itu, data BNPB juga mencatat sebanyak 147 orang masih berstatus hilang. Korban hilang paling banyak tercatat di Provinsi Sumatera Barat dengan 74 orang, disusul Sumatera Utara 42 orang, dan Aceh 31 orang.

BNPB bersama kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah terus mengoptimalkan upaya penanganan darurat, pencarian korban, dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Respons Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Ketua DPC PSI Legok Tendy Lim Bagikan Masker kepada Warga

7 Sep 2026 - 18:43 WIB

Respons Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Ketua DPC PSI Legok Tendy Lim Bagikan Masker kepada Warga

Tutup Liga AAFI Tangerang IV Piala Kadispora, Kaonang: Jadikan Agenda Tetap Jumlah Peserta Lebih Besar

7 Sep 2026 - 06:53 WIB

Tutup Liga AAFI Tangerang IV Piala Kadispora, Kaonang: Jadikan Agenda Tetap Jumlah Peserta Lebih Besar

RW Kinoy Bersama Warga Gelar Bersih-Bersih Musholla Al-Falah

6 Sep 2026 - 13:53 WIB

RW Kinoy Bersama Warga Gelar Bersih-Bersih Musholla Al-Falah

Pelantikan Pengurus Kwarran Neglasari, Ketua Kwarcab Kota Tangerang: Sungguh-sungguh Lakukan Pendidikan Karakter Generasi Muda Pramuka

4 Sep 2026 - 13:30 WIB

Pelantikan Pengurus Kwarran Neglasari, Ketua Kwarcab Kota Tangerang: Sungguh-sungguh Lakukan Pendidikan Karakter Generasi Muda Pramuka

ToT Kwarcab Kota Tangerang Jadikan Pelatih Kompeten untuk Hasilkan Pramuka Garuda

3 Sep 2026 - 13:19 WIB

ToT Kwarcab Kota Tangerang Jadikan Pelatih Kompeten untuk Hasilkan Pramuka Garuda
Trending on Headline