BANTENKINI.ID, BOGOR – Forum Silaturahmi Seniman Tangerang Raya (SETARA Art) menggelar pameran seni rupa bertajuk EKSPLORATIF sebagai upaya menggerakkan kesenian di luar pola panggung seremonial. Pameran ini diselenggarakan selama sepekan, 08–15 Februari 2026, di Pasuryan Art Studio, Gunung Sindur, Bogor.
Di tengah lanskap kesenian yang kerap terjebak pada pendekatan seremonial, EKSPLORATIF menawarkan bentuk berbeda dalam ekosistem kesenian Tangerang Raya. Pameran ini menempatkan seni sebagai ruang proses dan pertemuan gagasan, bukan semata ajang memamerkan hasil akhir.
Melalui tema eksploratif, para seniman diajak membaca ulang pengalaman personal, sosial, dan kemanusiaan yang hadir dalam keseharian. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa proses berkarya memiliki posisi penting dalam praktik kesenian, setara dengan karya itu sendiri.
Sejumlah seniman terlibat dalam pameran ini, di antaranya Dirot Kadirah, Yosef Agus Tomo, Yayat Lesmana, serta seniman lain dari Tangerang Raya dan sekitarnya.
Pameran ini turut dihadiri budayawan Dik Doank, Chavchay Syaifullah, tokoh seni rupa Basuki Prahoro, serta pemerhati seni rupa Syakieb Sungkar.
Pemilik Pasuryan Art Studio sekaligus pematung Agus Widodo menyebut pameran ini sebagai langkah uji ruang dan respon publik atas gerakan yang sedang dibangun oleh SETARA Art.
Melalui pendekatan forum silaturahmi, SETARA Art berupaya membangun ruang belajar, dialog, dan refleksi bersama antarseniman. Pameran EKSPLORATIF diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi ekosistem kesenian lokal dengan menekankan pengembangan praktik dan proses berkarya, alih-alih sekadar pencapaian seremonial.
-Arie Siswana











