BANTENKINI.ID, TANGERANG – Koperasi Terumbu Banten Jaya menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 anggota koperasi.
Rapat kerja menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan kapasitas pengurus, serta menyusun strategi pengembangan usaha yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota.
Ketua Koperasi Terumbu Banten Jaya, Ali Rohman, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa koperasi tersebut dibentuk atas dasar sukarela dan kekeluargaan. Keberadaan koperasi diarahkan untuk mendukung permodalan usaha para anggota yang sebagian besar merupakan pedagang pasar.

“Koperasi ini dibentuk secara sukarela dan kekeluargaan untuk mendukung permodalan usaha-usaha anggota, yang sebagian besar merupakan para pedagang pasar,” ujar Ali Rohman.
Turut hadir Plh. Camat Mekar Baru, Supriyani, S.Ag., yang membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada pengurus dan anggota koperasi.
Dalam arahannya, Supriyani menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pengurus, pengelolaan dana anggota secara transparan dan bertanggung jawab, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk membuka peluang pengembangan koperasi.
Ia juga meminta pengurus segera menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai langkah penting dalam memperkuat kelembagaan dan memenuhi aspek legalitas badan hukum koperasi.
Sementara itu, narasumber Farhan, S.Kom., memberikan materi mengenai prinsip dan tujuan koperasi, kelembagaan serta badan hukum koperasi, hingga strategi pengembangan koperasi.
Farhan menjelaskan bahwa koperasi harus dikelola secara profesional dengan mengedepankan prinsip kekeluargaan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi anggota. Menurutnya, anggota tidak hanya berkedudukan sebagai penerima manfaat, tetapi juga memiliki peran penting dalam menentukan arah dan perkembangan koperasi.
Ia juga mendorong Koperasi Terumbu Banten Jaya untuk mulai memetakan potensi usaha anggotanya, khususnya para pedagang pasar, sehingga koperasi dapat menghadirkan layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan anggota, termasuk dalam hal permodalan dan pengembangan usaha.
Selain itu, strategi pengembangan koperasi perlu diarahkan pada peningkatan jaringan kerja sama, penguatan administrasi dan manajemen keuangan, serta pemanfaatan peluang ekonomi yang ada di lingkungan masyarakat.
Melalui rapat kerja tersebut, Koperasi Terumbu Banten Jaya diharapkan mampu membangun tata kelola yang semakin baik, memperkuat legalitas dan kelembagaan, serta berkembang menjadi wadah ekonomi bersama yang mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.









