Bantenkini.id Serang – Keterbatasan gerak setelah mengalami cedera, penyakit, atau menjalani operasi dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan dan latihan yang terarah agar pasien dapat meningkatkan kembali kemampuan fisik serta kemandiriannya.
Untuk mendukung proses pemulihan tersebut, RSUD Kota Serang menyediakan layanan Poliklinik Rehabilitasi Medik. Layanan ini membantu pasien menjalani evaluasi dan program rehabilitasi sesuai kondisi kesehatan, kemampuan fisik, serta kebutuhan fungsional masing-masing.
Direktur RSUD Kota Serang, dr. H. A. Humariadi, mengatakan rehabilitasi medik memiliki peran penting dalam membantu pasien memulihkan fungsi tubuh setelah mengalami gangguan kesehatan.
Menurutnya, proses pemulihan tidak selalu berlangsung dalam waktu singkat. Setiap pasien memiliki kondisi dan tingkat kemampuan yang berbeda sehingga program rehabilitasi perlu disesuaikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian tenaga medis.
“Rehabilitasi medik tidak hanya bertujuan membantu pasien memulihkan fungsi gerak, tetapi juga meningkatkan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Karena itu, program yang diberikan harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing pasien,” ujar Humariadi.
Ia menjelaskan, layanan rehabilitasi medik dapat dimanfaatkan pasien yang mengalami keterbatasan fungsi tubuh akibat cedera, gangguan saraf, penyakit tertentu, maupun setelah menjalani tindakan operasi.
Melalui pemeriksaan dan evaluasi, tenaga medis akan menilai kemampuan gerak serta kebutuhan pasien. Selanjutnya, program rehabilitasi disusun untuk membantu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, koordinasi, kelenturan, dan kemampuan fungsional sesuai kondisi pasien.
Pelaksanaan rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan dan perkembangan pasien. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk mengetahui hasil latihan serta menyesuaikan program apabila dibutuhkan.
Humariadi menambahkan, keberhasilan proses rehabilitasi tidak hanya bergantung pada pelayanan di rumah sakit. Dukungan keluarga juga memiliki peran penting dalam membantu pasien menjalani proses pemulihan.
Keluarga dapat memberikan pendampingan dalam melakukan aktivitas atau latihan yang telah dianjurkan tenaga kesehatan. Namun, pasien tidak boleh dipaksakan melakukan gerakan di luar kemampuan atau tanpa arahan petugas medis.
“Dukungan keluarga sangat membantu pasien dalam menjalani proses pemulihan. Kami mengimbau agar pasien dan keluarga mengikuti arahan tenaga kesehatan serta menyampaikan apabila terdapat keluhan atau kendala selama menjalani rehabilitasi,” katanya.
Penguatan layanan rehabilitasi medik tersebut merupakan bagian dari komitmen RSUD Kota Serang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Upaya ini juga sejalan dengan arahan Wali Kota Serang Haji Budi Rustandi agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu dan sesuai kebutuhan.
Melalui Poliklinik Rehabilitasi Medik, RSUD Kota Serang berharap pasien dapat memperoleh pendampingan pemulihan yang terarah. Dengan program yang sesuai dan dukungan berkelanjutan, pasien diharapkan mampu meningkatkan fungsi tubuh serta kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri. (ADV)










