Menu

Otomatis

Nasional

Aktivis: Tuduhan Penyalahgunaan Keuangan Negara Hanya Asumsi Belum Berdasar Fakta

badge-check

Aktivis: Tuduhan Penyalahgunaan Keuangan Negara Hanya Asumsi Belum Berdasar Fakta Perbesar

Bantenkini.id Jakarta – Anshor Mukmin, Aktivis Anti Korupsi menyoroti polemik mengenai rencana kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Amerika Serikat perlu disikapi secara jernih dan proporsional. Masyarakat seharusnya tidak terpengaruh dengan opini yang tampak digiring oleh pihak tertentu menjadi polemik yang sifatnya asumtif dan spekulatif.

“Persoalan perjalanan dinas yang menjadi polemik sesungguhnya hanya persoalan isu administratif yang kemudian digiring seolah-olah menjadi tuduhan penyalahgunaan keuangan negara yang tidak berdasar.”, ungkapnya

Sekjen Komite Anti Korupsi Indonesia ini menyampaikan bahwa pernyataan resmi Kementerian Pekerjaan Umum telah menegaskan bahwa apabila anggota keluarga turut dalam perjalanan tersebut, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi dan tidak bersumber dari APBN. Penjelasan tersebut merupakan klarifikasi resmi yang harus dihormati dalam kerangka negara hukum.

“Saya rasa pernyataan resmi kementerian PU melalui Sekjen sudah sangat clear bahwa perjalanan keluarga Menteri PU tidak menggunakan APBN. Keterbukaan ini saya rasa perlu kita apresiasi bersama.”, tambahnya

Dalam perspektif hukum administrasi negara, pencantuman nama anggota keluarga dalam proses administrasi perjalanan, termasuk pengurusan visa, tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

“Saya berpendapat bahwa penilaian mengenai ada atau tidaknya penyalahgunaan wewenang harus didasarkan pada fakta, dokumen, dan mekanisme audit yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukan sekadar asumsi yang terus digaungkan hingga membentuk persepsi di ruang publik.”, ungkap mantan aktivis mahasiswa ini.

Namun disisi lain sebagai negara demokrasi kritik terhadap penyelenggara negara tetap merupakan bagian penting dari demokrasi yang patut kita hormati.

“Kita patut menghormati kritik oleh masyarakat, namun akan lebih bernilai apabila berorientasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, bukan pada pembentukan opini yang menyerang karakter seseorang, yang mengedepankan penghakiman diruang publik tanpa dasar.”, pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Ketua Harian Kwarcab Kunjungi Kontingen Cabang Kota Tangerang di Kemah Jambore Nasional XII/2026

26 Aug 2026 - 12:35 WIB

Ketua Harian Kwarcab Kunjungi Kontingen Cabang Kota Tangerang di Kemah Jambore Nasional XII/2026

Ketua Mabicab Apresiasi Pramuka Kota Tangerang Raih Juara Jambore Nasional XII

25 Aug 2026 - 13:39 WIB

Ketua Mabicab Apresiasi Pramuka Kota Tangerang Raih Juara Jambore Nasional XII

Roadshow Nasional, Tiyo-Dhana Sosialisasikan Gagasan Baru untuk Generasi Muda

23 Aug 2026 - 15:09 WIB

Roadshow Nasional, Tiyo-Dhana Sosialisasikan Gagasan Baru untuk Generasi Muda

Gus Yahya: Transformasi NU Harus Mengakar Hingga Ranting, Siapkan Visi NU 2050

23 Aug 2026 - 11:29 WIB

Gus Yahya: Transformasi NU Harus Mengakar Hingga Ranting, Siapkan Visi NU 2050

Mandek di Polda, Kuasa Hukum Korban Haji Ilegal Lapor ke Bareskrim dan Kementerian Haji ​

22 Aug 2026 - 16:53 WIB

Mandek di Polda, Kuasa Hukum Korban Haji Ilegal Lapor ke Bareskrim dan Kementerian Haji  ​
Trending on Nasional