BANTENKINI.ID, JAWA TENGAH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto terjun langsung ke daerah banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sekaligus meninjau langsung lokasi tanggul jebol di perbatasan Demak-Grobogan, di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat, 20 Februari 2026.
Kepala BNPB menyatakan siap memenuhi permintaan Bupati Grobogan Setyo Hadi yang turut bersama meninjau lokasi bencana tersebut. Ada empat permintaan yang disebutnya paling mendesak.
”Pak Bupati meminta empat yang mendesak. Perbaikan tanggul, pompa portabel tadi sudah saya penuhi, alat evakuasi perahu karet ini pun kami penuhi. Yang terakhir truk serbaguna, kami janjikan di program tahun 2026,” bebernya.
Suharyanto menambahkan bahwa berdasarkan laporan Bupati, hingga kini tinggal empat desa yang masih terendam banjir. Sementara ribuan warga, namun hingga saat ini tidak ada yang mengungsi.
”Pak Bupati sudah melaporkan, alhamdulillah per hari ini tinggal empat desa yang masih tergenang. Masyarakat juga masih bertahan di rumah masing-masing, tidak ada yang mengungsi,” katanya.
Kepala BNPB menyatakan, pemerintah daerah terus menyediakan logistik makan dan minum untuk para korban banjir. Pihaknya pun juga membantu memenuhinya.
”Artinya secara umum, penanganan bencana banjir di Kabupaten Grobogan ini per hari ini relatif terkendali. Tidak ada korban jiwa, kebutuhan permakanan masyarakat terus kita dorong,” kata dia.
Arahan Presiden
Suharyanto menambahkan bahwa kehadiran dirinya ke Grogokan adalah sejalan dengan arahan Presiden untuk terjun ke wilayah bencana.
“Jadi saya hadir di sini juga dalam rangka memastikan perintah Bapak Presiden itu betul-betul terlaksana. Dan masyarakat berdampak betul-betul terlayani di seluruh wilayah negara kesatuan untuk bikin Indonesia,” tegas Suharyanto











