BANTENKINI.ID, PIDIE JAYA – Rumah hunian sementara (huntara)ya g dibangun di komplek Kantor Bupati Pidie Jaya berjumlah 162 unit telah selesai dikerjakan pada tanggal 15 Januari 2026
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah mengedarkan formulir bagi warga yang ingin tinggal di hunian sementara atau huntara.
Bagi warga yang ingin tinggal di huntara akan mengisi form yang telah diberikan melalui keuchik.
” Kita telah membagikan formulir untuk korban banjir untuk bisa menempati huntara,” kata Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, dengan warga tinggal di huntara, maka lokasi tinggal warga akan terpusat. Dengam demikian, pemerintah bisa melakukan monitoring langsung, termasuk memberikan pelayanan kesehatan.
” Dengan tinggal di huntara anak-anak tidak lagi bermain lumpur, yang mengganggu kesehatan. Rencana huntara yang telah dibangun, besok diserahkan BNPB ke Pemkab Pidie Jaya,” ujarnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan fasilitas lengkap di huntara Pidie Jaya. fasilitas yang disediakan di huntara meliputi listrik, toilet dan Wi-Fi. Selain itu, disediakan dapur umum, taman dan sarana olahraga seperti lapangan futsal.
Tak hanya itu, di kamar juga disediakan, tempat tidur, kipas angin, lemari dan meja.
” Untuk lantai kamar yang dibangun 4,5×4,5 meter, kita akan pasang dilapisi karpet.” ucapnya
Huntara di komplek kantor Bupati Pidie Jaya dikerjakan dua minggu, yang kita kerjakan cepat supaya masyarakat cepat menempatinya. Kita membangun dua lokasi huntara di komplek Kantor Bupati Pidie Jaya,” pungkasnya.











