Menu ✖

Otomatis

Daerah

Murid dan Guru Korban Bencana Aceh Saling Rangkul dan Menguatkan Jalani Proses Belajar Mengajar

badge-check

Murid dan Guru Korban Bencana Aceh Saling Rangkul dan Menguatkan Jalani Proses Belajar Mengajar Perbesar

BANTENKINI.ID, ACEH – Kegiatan belajar mengajar di daerah korban banjir dan longsor Sumatra dan Aceh memiliki cerita tersendiri bagi pelajar dan pendidik. Suka duka dan suasana batin begitu terasa saat masuk sekolah.

Dengan fasilitas sekolah yang apa adanya, para pelajar masih semangat mengikuti proses belajar mengajar pasca banjir dan longsor. Terlihat murid dan guru saling rangkul dan menguatkan untuk kembali bangkit menatap kehidupan.

Salah satunya terlihat di SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang pada Senin (5/1), kembali melaksanakan hari pertama masuk sekolah semester genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, meskipun aktivitas pembelajaran telah dimulai tetapi kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih.

“Sejumlah fasilitas pendidikan masih terdampak banjir, seperti meja dan kursi yang rusak serta ruang kelas yang belum sepenuhnya bersih,” ujar Abdul Muhari. Senin (5/1).

Karena itu, untuk sementara kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sarana seadanya, termasuk penggunaan terpal sebagai alas belajar.

“Selain itu, belum seluruh peserta didik dapat hadir karena sebagian masih mengungsi di luar daerah,” katanya.

Pada hari pertama sekolah, kegiatan diawali dengan sesi berbagi cerita antara siswa dan guru.

Anak-anak menyampaikan pengalaman mereka selama masa terdampak bencana, yang menjadi bagian dari upaya pemulihan psikososial.

“Suasana kebersamaan juga terlihat saat waktu istirahat, di mana para guru memastikan seluruh siswa dapat menikmati waktu makan bersama, termasuk dengan berbagi bekal kepada siswa yang tidak membawa makanan dari rumah,” ungkapnya.

Kondisi di SD Negeri 1 Karang Baru tersebut merupakan gambaran dari proses pemulihan pendidikan yang sedang berlangsung di Provinsi Aceh.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 2.756 satuan pendidikan terdampak banjir dan longsor di Aceh. Dari jumlah tersebut, 2.226 sekolah telah kembali beroperasi, meskipun sebagian masih berada dalam tahap pemulihan.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah secara paralel terus melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan.

Meliputi pembersihan sisa material banjir dan longsor, perbaikan fasilitas pendidikan, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Hingga saat ini, dukungan yang telah disalurkan untuk sektor pendidikan di Provinsi Aceh antara lain 15.500 paket school kit, 78 unit tenda darurat untuk ruang kelas.

“100 unit ruang kelas darurat, dana operasional pendidikan darurat sebesar Rp 11,3 miliar, dana dukungan psikososial sebesar Rp 300 juta, serta 90.000 buku pelajaran,” bebernya.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyalurkan tunjangan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan terdampak bencana di Aceh.

Tunjangan tersebut mencakup pendidikan anak usia dini sebesar Rp 758 juta untuk 379 sasaran, pendidikan dasar sebesar Rp 8,2 miliar untuk 4.098 sasaran, serta pendidikan menengah sebesar Rp 6,7 miliar untuk 3.381 sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Bukan Berdasarkan Urutan Kedatangan, IGD RSUD Kota Serang Utamakan Pasien Paling Gawat

23 Oct 2026 - 19:09 WIB

Bukan Berdasarkan Urutan Kedatangan, IGD RSUD Kota Serang Utamakan Pasien Paling Gawat

RSUD Kota Serang Perkuat Sistem Rujukan 16 Puskesmas, Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan

21 Oct 2026 - 11:07 WIB

RSUD Kota Serang Perkuat Sistem Rujukan 16 Puskesmas, Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan

Dosen Akuntansi Unpam Serang Gelar PKM Edukasi Kepatuhan Pajak Sektor UMKM Pasca-Harmonisasi Peraturan Perpajakan 2025

19 Oct 2026 - 13:01 WIB

Dosen Akuntansi Unpam Serang Gelar PKM Edukasi Kepatuhan Pajak Sektor UMKM Pasca-Harmonisasi Peraturan Perpajakan 2025

LT II Kwarran Pinang Diikuti 600 Peserta dan Dibuka Ketua Kwarcab Kota Tangerang

17 Oct 2026 - 10:46 WIB

LT II Kwarran Pinang Diikuti 600 Peserta dan Dibuka Ketua Kwarcab Kota Tangerang

Kontingen SOIna Banten Menuju Pesonas 2026 NTT

13 Oct 2026 - 06:13 WIB

Kontingen SOIna Banten Menuju Pesonas 2026 NTT
Trending on Headline