BANTENKINI.ID, JAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cipinang, Jakarta menggelar peringatan Maulid Nabi SAW, Rabu (26/8/2026), guna membangun spiritualitas para warga binaan agar dapat menata hidup ke arah yang lebih baik dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Momen yang berdekatan dengan HUT RI ke-81 ini mengambil tema “Merdeka Lahir Batin”
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Cipinang Ali Andra Harahap mengatakan acara tersebut diikuti oleh 500 warga binaan dengan harapan agar keteladanan Rasulullah SAW bisa diikuti oleh para warga binaan dan masyarakat pada umumnya sehingga bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesamanya.
“Bukankah Rasulullah telah bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya, ” ungkapnya.

Sementara bagi para petugas lapas, Aliandra berharap peringatan Maulid Nabi ini dapat mengukuhkan integritas dan menyuburkan jiwa amanah dalam melaksanakan tugas sekaligus mempererat hubungan di antara mereka maupun dengan para warga binaan agar dapat membimbing mereka ke arah yang lebih baik.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS DKI Jakarta Wachid Wibowo. Ia berharap keteladanan Rasulullah tidak hanya diingat dalam seremonial tapi juga diterapkan dalam perilaku hidup sehari-hari.
“Keteladanan beliau harus kita ikuti dan terapkan dalam perilaku hidup sehari-hari, tidak hanya terhenti pada seremonial semata. Keteladanannya harus menjadi pedoman hidup untuk semua, tak hanya bagi warga binaan, tapi juga pejabat dan birokrat,” ungkapnya.
Dalam acara tersebut, Pembina Pesantren Kreatif Adh-Dhamir KH. Chavchay Syaifullah mengajak para warga binaan dan seluruh yang hadir bersama-sama mengucapkan istighfar atas segala dosa. Lantunan shalawat juga turut digemakan oleh ratusan warga binaan.

Dalam kesempatan yang sama, public figure yang kini menjadi motivator dan dai, Dik Doank, ikut menyampaikan tausiah dan motivasi religius kepada para warga binaan guna mendorong semangat para napi menuju keshalihan diri.
Aksi seni rupa oleh Komunitas Setara Art, seni sastra oleh Komunitas Penyair Planet Senen dan seni musik oleh Komunitas Musik Peka Kustik juga turut memeriahkan gelaran acara.







