BANTENKINI.ID, JAKARTA – Bantuan logistik berupa makanan, obat-obatan , jenis pakaian dan semua kebutuhan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra dan Aceh hingga saat ini, sudah didistribusikan langsung ke lokasi bencana.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada bantuan apapun yang ditahan di dalam posko selama lebih dari 2 hari.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, semua bantuan logistik yang masuk ke posko pasti langsung didistribusikan ke korban banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Untuk Sumatera Utara ini, Posko Silangit itu laju distribusi kita 98,2 persen. Posko Kualanamu 72,4 persen. Dan Sumatera Barat itu 93,5 persen. Jadi di sini terlihat bahwa SOP kami itu tidak ada barang yang datang tinggal lebih dari 2×24 jam,” ujar Abdul Muhari. Senin (29/12/2025).
“Semua pasti langsung terdistribusi. Jadi laju distribusi kita di setiap posko itu di atas 80 persen,” imbuh dia.
Abdul memaparkan, di Posko Halim saja, dalam satu bulan ini sudah menerima 1.526 ton, dengan laju distribusi persentase mencapai 97 persen. Kemudian untuk posko di Iskandar Muda di Aceh, bantuan yang sudah masuk 1.341 ton.
“Dan sudah terdistribusi 1.000 ton sehingga laju distribusi logistik 80,93 persen,” kata Abdul menjelaskan..
Sementara itu, Abdul membeberkan bahwa posko-posko bantuan tersebut juga menerima logistik dari para warga.
“Perlu kami sampaikan bahwa untuk setiap posko provinsi, selain menerima dukungan logistik dari Posko Halim, ini juga melakukan pengadaan pembelian dan menerima distribusi logistik dari warga di tiap provinsi,” imbuh dia.











