Menu ✖

Otomatis

Daerah

Cegah Stunting, Dosen Poltekkes Kemenkes Banten Gelar Penyuluhan di Desa Pasar Keong

badge-check

Cegah Stunting, Dosen Poltekkes Kemenkes Banten Gelar Penyuluhan di Desa Pasar Keong Perbesar

BANTENKINI.ID, LEBAK – Stunting masih menjadi salah satu tantangan serius dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menyadari hal tersebut, tim dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Banten menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Cegah Stunting untuk Ciptakan Generasi Sehat, Cerdas, Aktif, dan Produktif.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Pasar Keong, wilayah kerja Puskesmas Cibadak, ini dipimpin oleh Yayah Rokayah, SKM., M.Kes selaku Ketua PKM, bersama anggota tim Siti Rusyanti, M.Keb dan Bdn. Nurafifah Harahap, S.Tr.Keb., M.Keb. Tak hanya melibatkan dosen, mahasiswa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banten juga berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Fokus penyuluhan ditujukan bagi ibu hamil melalui program pendampingan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini menekankan pentingnya gizi, kesehatan ibu dan anak, pencegahan penyakit, serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam mencegah stunting.

Rangkaian acara dimulai dengan pemberian buku saku, pengisian kuesioner pre-test, serta sambutan dari Bidan Desa dan Ketua PKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh Eka Wati Yulianingsing, Amd.Gz, diikuti sesi diskusi interaktif, post-test, dan praktik pemeriksaan kesehatan.

Di akhir kegiatan, tim PKM menyerahkan alat kesehatan berupa timbangan berat badan dan pengukur tinggi badan kepada unit layanan Posyandu Desa Pasar Keong. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Ketua PKM, Yayah Rokayah, menegaskan pentingnya edukasi gizi sejak dini. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan kognitif anak. Pencegahan harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan, ujarnya.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi, praktik, hingga pemeriksaan kesehatan. Kolaborasi antara tenaga akademisi, puskesmas, dan masyarakat desa diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, aktif, dan produktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Bukan Berdasarkan Urutan Kedatangan, IGD RSUD Kota Serang Utamakan Pasien Paling Gawat

23 Oct 2026 - 19:09 WIB

Bukan Berdasarkan Urutan Kedatangan, IGD RSUD Kota Serang Utamakan Pasien Paling Gawat

RSUD Kota Serang Perkuat Sistem Rujukan 16 Puskesmas, Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan

21 Oct 2026 - 11:07 WIB

RSUD Kota Serang Perkuat Sistem Rujukan 16 Puskesmas, Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan

Dosen Akuntansi Unpam Serang Gelar PKM Edukasi Kepatuhan Pajak Sektor UMKM Pasca-Harmonisasi Peraturan Perpajakan 2025

19 Oct 2026 - 13:01 WIB

Dosen Akuntansi Unpam Serang Gelar PKM Edukasi Kepatuhan Pajak Sektor UMKM Pasca-Harmonisasi Peraturan Perpajakan 2025

LT II Kwarran Pinang Diikuti 600 Peserta dan Dibuka Ketua Kwarcab Kota Tangerang

17 Oct 2026 - 10:46 WIB

LT II Kwarran Pinang Diikuti 600 Peserta dan Dibuka Ketua Kwarcab Kota Tangerang

Kontingen SOIna Banten Menuju Pesonas 2026 NTT

13 Oct 2026 - 06:13 WIB

Kontingen SOIna Banten Menuju Pesonas 2026 NTT
Trending on Headline