Menu ✖

Otomatis

Nasional

Rebut Kader PDIP, Pengamat: Kadernya Solid Tak Bakal Pindah ke PSI

badge-check

Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie Perbesar

Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie

Bantenkini.id Jakarta — Direktur Politic and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai langkah yang diduga dilakukan mantan Presiden Joko Widodo untuk membajak kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah hal yang keliru dan tidak masuk akal.

Menurut Jerry, Jokowi seharusnya tidak melupakan latar belakang dan perjalanan politiknya. “Dia ada dan bisa menduduki posisi strategis berkat peran besar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun yang terlihat justru sifat buruknya muncul: selain dianggap munafik, ia dinilai tidak tahu berterima kasih atas jasa dan dukungan yang diberikan PDIP selama ini,” tegasnya.

Jerry menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan Jokowi saat ini sama saja dengan memulai perang politik secara terbuka melawan PDIP, dan hal itu dinilai sebagai kesalahan fatal. Pasalnya, kekuatan PDIP masih sangat jauh di atas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini menjadi tempat bernaungnya.

“Berdasarkan hasil survei tahun ini, PSI hanya meraih dukungan sekitar 1,2 persen, jauh di bawah ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Jelas kondisinya sangat berbeda dengan PDIP,” jelasnya, Rabu (17/6/2026)

Ia juga meragukan kemampuan Jokowi mempengaruhi kader dan pemilih PDIP. “Mungkin dia berpikir bisa menggunakan politik uang atau bantuan sembako, tapi perlu diingat: militansi pemilih dan kader PDIP sangat kuat dan sulit digoyahkan. Sementara itu, PSI sendiri tidak memiliki basis pemilih yang tetap dan luas,” ujar Jerry.

Pengamat politik itu mengingatkan, Jokowi sudah resmi diberhentikan atau dipecat dari keanggotaan PDIP. Oleh karena itu, ia seharusnya sadar diri dan fokus mengembangkan PSI dengan cara yang benar, yakni mengedepankan politik etis, bukan dengan mencoba meracuni atau membajak kader partai lain.

“Jangankan dipengaruhi, kader PDIP akan sangat sulit untuk pindah ke partai yang saat ini masih disebut ‘partai gurem’. Saat ini Jokowi sudah tidak memiliki kekuasaan dan pengaruh seperti dulu. Ini sama saja dengan pengkhianatan terhadap Megawati, dan dia sedang bermain api melawan partai yang masih berstatus sebagai raksasa politik,” pungkas Jerry.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Read More

Dosa dan Kesalahan Purbaya Sebabkan Berhentinya Roda Perekonomian Nasional

1 Oct 2026 - 20:38 WIB

Dosa dan Kesalahan Purbaya Sebabkan Berhentinya Roda Perekonomian Nasional

Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

17 Sep 2026 - 14:32 WIB

Jeffri AM Simanjuntak: Nusron Wahid Sumber Gaduh Presiden Prabowo Harus Bertindak Tegas Sekarang

KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun

11 Sep 2026 - 17:29 WIB

KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun

Bersyukur di Tengah Panen Singkong, Gubernur dan Arif Rahman Janji Perjuangkan Kesejahteraan Petani

10 Sep 2026 - 15:11 WIB

Bersyukur di Tengah Panen Singkong, Gubernur dan Arif Rahman Janji Perjuangkan Kesejahteraan Petani

Berdasarkan KUHP Baru: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Melanggar Hukum

10 Sep 2026 - 15:09 WIB

Berdasarkan KUHP Baru: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Melanggar Hukum
Trending on Nasional